Cinta itu.... (2)
Cinta itu....
Maaf itu ajaib dan contoh ungkapan maaf
- Aku mohon maafkan kesalahanku yang aku lakukan kepadamu, aku bertindak demikian karena aku memiliki alasan yang kuat, alasan ku karena aku menyayangimu dan tak ingin kehilangan mu, karena aku terlalu takut untuk hidup sendiri dan terlalu takut menjadi tak berdaya tanpa hadirnya dirimu di keseharianku.
- Maaf telah membuatmu menunggu ku terlalu lama, aku tak sengaja melakukannya, lainkali akau tak akan seperti itu lagi, lain kali aku tak akan membiarkan waktu membunuhmu karena menungguku, biarkan lain kali aku yang terbunuh waktu untuk menunggu mu.
- Aku selalu menjadi seseorang yang menggunakan mu untuk kepentinganku, aku selalu menjadi seseorang yang selalu menggurui tindakan mu yang sudah menjadi baku sehingga terkesan tabu, maafkan aku akan hal itu, aku hanya ingin kau menjadi seperti yang aku mau, karena aku mencintaimu lebih dari yang kau tau.
- Maafkan tindakan ku kemarin, aku membiarkan hatimu dirundung pilu dan amarah akan aku, aku yang menjadikan mu buas sehingga kau menerkamku yang menyayangimu, aku tau salahku padamu terlampau besar, namun aku mohonkan kesempatan untukku darimu memulai lembar baru hidupku dan hidupmu agar tak mati cintaku padamu, agar tak padam cahaya mataku ketika melihatmu, aku mohon maaf mu dari dalam hatiku.
- Mungkin kata maaf ku tak berlaku bagi hatimu, mungkin
tindakanku terlalu berat untuk kau memaafkan ku, namun kini aku hadir
bukan untuk meminta maafmu, aku hadiri disini untuk berubah demi dirimu,
agar tak lagi ada amarah bersarang dihatimu sehingga sekali lagi aku bisa
mengisinya dengan cinta abadi ku kepadamu.
Menyikapi Selingkuh Pasangan Dengan Positif
Dalam hubungan pacaran sering kali kita menemukan bahwa pasangan kita selingkuh dengan orang lain, normal nya kita sebagai manusia biasa pasti akan merasa sakit hati, di bohongi, dan sebagainya dan bertanya mengapa dia melakukan hal itu, sedangkan kita telah setia kepada kekasih kita tersebut.
Jika menemui kasus seperti yang saya gambarkan diatas maka coba lakukan cara ini :
1. Bila kita telah mengetahui pasangan kita selingkuh, jangan langsung menggunakan emosi untuk bertanya kepadanya, tunggu saat-saat tepat ketika anda dan pasangan anda tengah santai.
2. Bertanya tentang hal itu jangan langsung pada sasaran, pancing dia agar menceritakan hal itu dengan kemauannya sendiri untuk jujur dengan cara :
- Bertanya kepadanya tentang tingkah laku anda belakangan ini yang membuat dia sebal atau yang lainnya
- Tanya kan kepadanya apakah waktu yang anda berikan sudah cukup atau masih kurang
- Tanyakan juga tentang kecukupan cinta anda kepadanya, masih kurang atau sudah lebih dari cukup
- Katakan bahwa anda sangat mencintainya
- Katakan bahwa anda tidak pernah punya niat untuk bermain di belakangnya apapun alasannya
- Lalu tanyakan sebaliknya semua pertanyaan yang anda tanyakan tentang diri anda ke pasangan anda.
4. Lalu setelah anda mendapatkan inti dari masalah tidak ada salahnya anda marah ke pasangan anda dalam batas yang wajar sebagai tanda bahwa anda kecewa.
5. Setelah anda marah kepada pasangan anda, mulailah berkata bahwa anda tidak pernah menginginkan hal itu terjadi
6. Katakan seberapa besar cinta anda untuknya, sehingga pasangan anda merasa bersalah.
7. Lalu setelah itu katakan bahwa anda akan memberikannya kesempatan berikutnya untuk memulai segalanya dari awal.
8. Minta maaflah terlebih dahulu walau anda tidak salah, meminta maaf akan sesuatu yang telah membuat pasangan anda berselingkuh.
9. Menangis pun tak apa, untuk menunjukan seberapa sakitnya hati anda yang telah ia khianati.
10. Lalu kembali seperti anda yang sebelumnya lagi, agar pasangan anda merasa nyaman kembali.
Intinya ketika kita mengetahui pasangan kita melakukan perselingkuhan, maka janganlah marah kepadanya, buat mereka merasakan rasa bersalah terhadap anda yang luar biasa, bersikap tenang, dan dewasa, karena kemarahan akan membuat pasangan anda membenarkan tindakannya terhadap anda, lalu setelah itu fikirkan lah hal ini agar anda tidak dirundung rasa kecewa yang berkelanjutan:
1. Alasan pasangan anda selingkuh, mungkin karena anda kurang perhatian kepadanya, dan dia takut untuk memberitahukannya kepada anda.
2. Alasan lain adalah karena mereka ingin bersenang senang dengan orang lain, mungkin dikarenakan anda sedikit membosankan untuk pasangan anda.
3. Alasan yang lain lagi mungkin karena dia ingin memberikan pelajaran kepada orang ketiga tersebut untuk lebih menghargai wanita lain.
4. Alasan yang paling utama yang mendasari tindakan perselingkuhan pasangan anda adalah dia ingin mengetahui dan membandingkan tingkat cinta anda dan orang ketiga tersebut mana yang lebih baik lagi.
Oleh karena itu maka berikanlah cinta dan perhatian yang cukup terhadap pasangan anda, agar bila hal di atas terjadi anda tidak akan pernah takut kehilangan cinta dari pasangan anda.
"Artikel ini di dasari dari pengalaman pribadi saya"
(i.e)
Apakah Cinta Sejati Akan Bertahan Selamanya?
Menurut sebagian orang, setelah beberapa tahun, perasaan cinta pasangan yang menikah akan berubah menjadi sebuah rutinitas dan kebiasaan.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pada sebagian besar orang, cinta hanya bisa bertahan hingga empat tahun. Namun, apakah selalu begitu?
The Sunday Times melaporkan bahwa penelitian terbaru yang mengamati otak manusia menunjukkan bahwa cinta abadi itu ada dan nyata. Dengan demikian, temuan itu menolak pandangan bahwa pasangan yang hidup bersama selama lebih dari lima belas bulan akan mulai berubah.
Para ilmuwan membuktikan bahwa ketika kita berkomunikasi dengan seseorang yang kita cintai, tubuh akan memproduksi hormon dopamin, yang bertanggung jawab untuk membuat rasa bahagia.
Bahkan, menurut kepercayaan populer, seiring berjalannya waktu, produksi hormon ini akan menurun dan pada akhirnya, kira-kira dalam 10 tahun, perasaan cinta itu akan menghilang.
Temuan terbaru para ilmuwan dari Universitas Stony Brook, New York, yang menandai otak orang yang menikah dengan bahagia, menunjukkan bahwa tingkat dopamin dalam otak mereka sama tingginya dengan orang yang baru jatuh cinta satu sama lain.
Jadi, jangan terjebak pada ide populer tentang cinta. Yakinlah bila cinta sejati itu ada dan bisa bertahan selama-lamanya!
Mengutarakan Cinta Itu Ada Etiketnya
Berawal dari keprihatinan menghadapi sikap cuek cucunya yang beranjak dewasa, Mien Uno rampung menulis buku berjudul 'Buku Pintar Etiket untuk Remaja, Kiat Sukses Menghadapi Pergaulan Modern'. Buku setebal 261 halaman itu membahas etiket dalam kehidupan sehari-hari remaja.
"Ide awalnya, saya liat anak remaja kalau diajak ngomong cuek, orangtua kalau menasehati dibilang jadul, diajak bicara seperti tidak menganggap," kata perempuan yang biasa disapa akram Bu Mien itu saat ditemui di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu lalu, 12 Agustus 2009.
Masa remaja adalah fase transisi, dimana mereka seringkali coba-coba dalam melakukan sesuatu. "Saya merasa bertanggungjawab untuk ikut membantu melakukan hal-hal yang lebih tegar," lanjut perempuan kelahiran Indramayu, 23 Mei 1941 itu.
Buku bersampul merah ini banyak memuat tips-tips dalam bergaul untuk remaja. Mulai dari etiket berkomunikasi, etiket di rumah, di sekolah, di tempat umum, di perjalanan, etiket dalam berbusana, serta dalam pergaulan. Banyak hal sepele ternyata perlu diperhatikan remaja, seperti kebiasaan berkelompok atau nge-gank.
Dalam bukunya, Mien Uno menuliskan, "Seorang remaja yang menarik bisa berteman dengan siapa saja. Ia tidak membatasi pergaulan dengan menjadi anggota sebuah kelompok atau gank, atau lingkaran tertutup di sekolah. Kenapa? Karena kamu akan dicap sesuai karakter gank-mu, dan kehilangan peluang untuk mendapatkan persahabatan baru."
Untuk urusan berpacaran, remaja juga harus punya etiket. Bu Mien membahasnya sangat detail. 'Menembak' atau mengutarakan cinta juga ada etiketnya, demikian halnya sopan-santun dalam berkencan. Hal terpenting yang Bu Mien garisbawahi adalah 'say no to sex'.
Pada halaman 233 dikatakan, "Jangan tertipu oleh janji-janji manis cowokmu. Misalnya, 'Aku akan bertanggungjawab kok, aku akan nikahin kamu'. Cowok yang gampang berjanji biasanya gampang mengingkari."
Permasalahan lain yang diangkat Bu Mien adalah narkoba, alkohol, dan rokok. Menurut Bu Mien, jika remaja tidak berani mengatakan 'tidak' pada rokok, ajakan seks, narkoba dan miras, maka mereka akan terjerembab pada hal-hal merugikan dan disesali seumur hidup.
Meksi terbilang sebagai penulis produktif. Bukan hal mudah bagi nenek empat cucu ini menyelesaikan buku 'Etiket Untuk Remaja'. Lulusan IKIP Negeri Bandung, 1965' itu mengaku, "Kendala terbesar dalam menulis buku ini adalah saya harus mensosialisasikan dalam bahasa remaja," ujar Bu Mien.
Tapi, itu tidak mengalangi perempuan yang pernah terpilih sebagai Most Powerfull Women' oleh majalah Globe Asia, 1999, itu tak menghentikan langkahnya. Buat Bu Mien, remaja harus diberi pengertian, agar mereka tumbuh menjadi remaja yang penuh empati.
Cinta Itu Tidak Buta, Yang Membutakan Cinta Adalah Keinginan Untuk Memiliki
Pada artikel sebelumnya saya memposting bahasan dengan judul "mengapa cinta itu buta?" yang menurut penelitian beberapa ahli otak yang di lakukan pada beberapa pasangan yang tengah jatuh cinta, dan mereka mengatakan bahwa benar cinta itu buta, mungkin bila kita menengok dari celah ilmu pengetahuan mungkin saya pun akan membenarkan artikel tersebut, namun jika kita telaah lebih lanjut dari sudut pandang hati kita sebagai manusia, sesungguhnya cinta itu tidak pernah buta, dia selalu melihat dengan hati, mengapa demikian?, mengapa saya berani mengatakan hal itu?, jawabannya adalah karena cinta adalah sebuah perasaan yang di rasakan oleh hati seseorang karena ketertarikan fisik ataupun sikap dan sifat dari lawan jenis, hal ini membuktikan bahwa cinta itu melihat dengan hati, cinta telah ada di dalam hati manusia sejak manusia itu dilahirkan, kita selalu menggunakan cinta yang sering kali di ekspresikan dengan sebuah atau banyak tindakan, bukan hanya terhadap kekasih kita namun juga kepada orang lain, baik itu orang tua, teman, sahabat, saudara, bahkan kepada hewan peliharaan dan juga tumbuhan, sekali lagi saya mengatakan bahwa cinta itu tidak pernah buta namun dia melihat dengan hati, memang secara logika hal ini sulit untuk di jelaskan, namun dalam prakteknya saya mempunyai beberapa bukti kuat akan hal itu,
sebagai contoh:
1. bila kita jatuh cinta kepada seseorang, sebelum kita menyatakan perasaan cinta kita tersebut, secara sadar atau tidak sadar mereka akan mencari tau akan orang yang telah membuat mereka jatuh cinta, mulai dari sikap, sifat, kesamaan persepsi, sudut pandang dan juga perbedaan antara mereka, jika seseorang tidak memiliki kecocokan maka cinta itu tidak akan terealisasi dalam suatu hubungan.
2. bila seseorang jatuh cinta dan sudah menjalin hubungan cinta dengan pasangannya, mereka pun selalu mencari tau lebih dalam akan pasangannya, jika ada beberapa keburukan atau kejelekan sifat yang mereka temui dari pasangannya mereka akan langsung menegur dan juga meminta mereka untuk merubah sifat buruk pasangan mereka tersebut, jadi apakah cinta itu buta? menurut saya tidak, karena kedua contoh diatas adalah sebagai bukti ketika kita mencintai seseorang kita selalu memperhatikan gerak-gerik, sikap, dan sifat mereka.
Menurut saya yang membutakan cinta itu adalah keinginan untuk memiliki seseorang untuk kita cintai, sehingga menimbulkan kesan buta, kesan buta disini adalah sebuah hasrat untuk memenuhi kebutuhan hati mereka akan suatu hal yang mereka anggap sebagai kesempurnaan dan mereka akan menuntut kesempurnaan itu terjadi atau di lakukan oleh pasangan mereka masing masing.
Jadi ketika kita mencintai pasangan kita, kita harus terlebih dahulu mengenal apa itu cinta dan apa itu keinginan untuk memiliki, sehingga kita tidak masuk kedalam katagori orang yang telah di butakan oleh cinta yang kita inginkan.
Sekarang apakah anda masih berfikir bahwa cinta itu buta? saya kembalikan kepada anda sebagai pembaca dan juga perasa cinta.
(i.e)
Mengapa Cinta Itu Buta
Area ventral striatum dan ventral tegmental, terletak di pusat otak, akan menyalakan neurotransmitter dopamin dan norepinefrin ke dalam sebuh tindakan. Hal itu menyebabkan seseorang memiliki rentang perhatian yang pendek, merasa bahagia dan kerinduan terhadap hasratnya.
Penelitian yang dilakukan antropolog biologi Helen Fisherd dari Rutgers University pada 2005, menganalisa otak 17 pria dan wanita yang sedang jatuh cinta. Hasilnya memperlihatkan aktivitas yang sama seperti saat otak kecanduan kokain.
Selain itu, para partisipan cenderung menunjukkan ciri pada kekasih yang sebenarnya tidak terlalu mereka sukai. Tetapi, di bawah pengaruh kenikmatan monoamina dan dopamin hal itu terbaikan.
"Setelah Anda jatuh cinta dengan seseorang, maka ia akan memicu sistem dalam otak untuk jatuh cinta, cinta itu buta, tidak diragukan lagi," kata Fisherd, yang juga menulis buku 'Why Him? Why Her?', seperti dikutip dari laman Idiva.
Dan sekali orang jatuh cinta, mereka akan dipengaruhi 'sistem penghargaan otak' hingga neurotransmiter oksitosin dan vasopresin, yang terkait dengan ikatan perasaan jangka panjang, menimbulkan efek menenangkan dan stabil.
Tapi, sebelum dopamin bekerja, orang membutuhkan kekuatan lebih banyak untuk memutuskan siapa yang akan menerima cinta mereka. "Cinta itu buta saat seseorang telah menemukan pilihannya, tapi tidak begitu buta saat sedang membuat pilihan," kata Fisherd.
Namun, menurut Fisherd, dalam memilih pasangan hidup, seseorang cukup pragmatis. Orang-orang secara sadar akan memilih pasangan yang datang dengan latar belakang sosial-ekonomi, etnisitas, pendidikan, dan level yang sama. Jadi, ketika kita sedang mencari cinta, kita dapat menolak ketika tidak ada kesamaan. Sehingga, kita tidak jatuh cinta pada sembarang orang. (pet)
Lebih Romantis dengan Terima Kasih
Mereka menemukan bahwa melakukan sesuatu untuk pasangannya, tidak secara otomatis menghasilkan rasa terima kasih. Jika menganggap bantuan pasangannya sebagai bagian dari rutinitas atau aktivitas biasa, mereka justru akan merasa berutang budi.
Tetapi, mereka yang merespons secara positif dan menunjukkan perasaan syukur serta terima kasih atas perlakuan 'manis' pasangannya, cenderung menunjukkan harapan dan rasa puas yang lebih besar terhadap hubungannya.
"Pria dan wanita dengan pasangan yang bersikap menghargai dan sering menunjukkan rasa terima kasihnya, merasa lebih puas dan hubungannya lebih romantis," kata peneliti dalam Journal Personal Relationships, seperti dikutip dari laman Telegraph.
Penelitian ini melibatkan 67 pasangan yang diharuskan menulis buku harian selama dua minggu untuk merekam kegiatan mereka sendiri. Catatan harian itu berisi tindakan bijak dari pasangannya, respons emosional, dan bagaimana perasaan tentang hubungan mereka.
Semua pasangan telah menjalani hubungan selama tiga bulan dan rata-rata berusia 25 tahun. Peneliti menemukan rasa syukur dan terimakasih membantu orang menemukan, mengingatkan, dan mengikatkan diri dengan orang lain yang peduli pada mereka. "Respons emosi rasa syukur sehari-hari merupakan isyarat interpersonal yang bisa memperkuat hubungan."
(mt)
Punya Pasangan Populer, Bangga atau Cemas?
Seorang pria bisa menjadi idola karena profesi, jabatan, ketampanan atau kharismanya. Namun, memiliki pasangan yang menjadi idola memang tidak selalu mudah. Terkadang saat ia dikelilingi penggemarnya terbersit rasa “gerah” dan tentunya memicu rasa cemburu. Apalagi jika penggemarnya merupakan wanita-wanita muda.
Perasaan risih atau cemburu merupakan hal wajar. Tentunya sebagai wanita, sesekali akan muncul rasa khawatir jika suami dikelilingi begitu banyak penggemar apalagi jika penggemarnya bersikap berlebihan. Karena itu, kenali taktiknya agar pasangan tak akan mengalihkan cintanya dari Anda.
- Ungkapkan rasa bangga Anda padanya karena ia memiliki keistimewaan tersebut, bukan karena ia menjadi menjadi idola. Ungkapan Anda ini, bermakna besar bagi pasangan karena ia akan merasa dihargai. Jangan sampai ia malah merasa tidak dihargai hanya karena Anda tidak pernah mengungkapkan rasa bangga memilikinya.
- Cobalah mendamping si dia dengan nyaman. Seringkali saat mendampingi pasangan pusat perhatian hanya tertuju padanya. Tentu saja hal itu membuat rasa tidak nyaman dan terkadang menimbulkan rasa minder atau tidak percaya diri. Hal itu bisa Anda hindari dengan meminta dukungan pada pasangan.
- Jangan menyimpan sendiri rasa khawatir. ungkapkanlah padanya. Katakan padanya hal yang membuat Anda khawatir. Ungkapkan pada pasangan kalau Anda mempercayainya. Mintalah padanya untuk tidak menyalahgunakan kepercayaan yang telah Anda berikan.
- Bila ada ‘penggemar’ yang mengejar-ngejar pasangan, sebaiknya Anda jangan langsung panik. Coba ajak si dia untuk menangani masalah ini. Bicara soal sikap yang dewasa dan menyikapi dengan kepala dingin memang mudah. Namun, terkadang sulit untuk berpikir jernih jika hati sudah telanjur panas akibat cemburu dan khawatir yang berlebihan.
7 Alasan Salah Saat Memulai Hubungan Baru
Alasan Anda saat sedang dekat atau berhubungan dengan seseorang istimewa bisa bermacam-macam, dan bukan hanya karena Anda menyukainya. Seringkali situasi yang membawa Anda pada hubungan tersebut. Berikut tujuh alasan salah saat Anda berniat memulai hubungan percintaan.
- Anda sedang bosan
Rasa bosan bisa muncul dan hilang kapan saja. Untuk mengatasi rasa bosan baik karena kesendirian ataupun dengan pasangan, Anda kemudian berhubungan dengan pria lain. Rasa bosan inilah yang membuat Anda menjalani hubungan, bukan karena Anda memang menyukai orang tersebut.
- Anda sedang putus asa
Ketika sedang putus asa karena hubungan tidak berjalan dengan baik atau mungkin karena Anda terlalu lama sendiri, Anda pun menjalin hubungan. Padahal Anda tidak menyukainya. Jadi, rasa putus asa bisa sedikit terobati dan menjadikannya sebagai pelarian.
- Latah
Saat semua teman-teman atau sepupu Anda bercerita tentang kekasih mereka, terkadang muncul rasa iri. Rasa iri inilah yang sering membuat wanita latah untuk segera mencari pasangan. Tentu saja hal itu, tidak akan membuat hubungan berhasil.
- Terjebak suasana
Saat di klub atau acara tertentu Anda bertemu dengan seorang pria yang cukup menarik. Hubungan pun berlanjut, tetapi ternyta tidak teralalu menyukainya. Suasana saat itulah yang membuat dia menarik, sehingga setelah lepas dari suasana Anda baru menyadari kalau tidak terlalu menyukainya.
- Merasa terpaksa
Saat Anda berstatus lajang, hal yang sering dilakukan oleh teman ataupun orang tua adalah mengenalkan Anda dengan seorang pria. Rasa tidak enak atau ingin menghargai usaha mereka membuat Anda terpaksa berusaha membuat hubungan baik dengannya.
- Hanya penasaran
Sikapnya yang dingin dan cuek membuat Anda penasaran. Untuk mengobati rasa penasaran, Anda pun mendekatinya. Setelah ia mulai luluh dengan sikap Anda ataupun rasa penasaran Anda terjawab, Anda meninggalkannya. Rasa penasaran memang bisa membuat seseorang berbuat nekat.
- Memanfaatkan
Pria jika sedang mengejar wanita sikapnya tentu sangat baik. Ia bisa mengantarkan Anda kemana saja dan membelikan apapun yang Anda inginkan. Hal tersebut bagi sebagian wanita tentu saja bisa dimanfaatkan. Dengan berpura-pura menyukainya, apa saja bisa didapatkan.
Dalam Tahap Apakah Hubungan Anda ?
Dalam tahapan tersebut, seringkali terjadi konflik yang menjadi titik balik dalam sebuah hubungan. Konflik ini bisa jadi sebagai proses pendewasaan dari sebuah hubungan, atau mungkin malah menghancurkan hubungan itu sendiri. Lalu, berada dalam tahap mana hubungan Anda dan pasangan saat ini ?
- Tahap romantis
Dalama tahapan ini suasana hubungan Anda penuh dengan keromantisan dan biasanya terjadi di awal pernikahan. Kejutan berupa 'pesan' berisi kata-kata manis, 'baju dalam' seksi dan makan malam romantis masih sering Anda dan pasangan jumpai. Perasaan pun ingin selalu berdekatan dengan pasangan selama 24 jam. Hubungan akan terasa begitu intim dan hangat. Biasanya, Anda dan pasangan yang masih terbuai oleh romansa asmara, akan merasa kaget jika tiba-tiba dihadapi dengan munculnya konflik yang cukup besar.
- Tahap realitas
Tahapan realitas sering juga disebut pasca bulan madu. Anda akan menemukan kebiasaan pasangan yang belum Anda ketahui sebelumnya. Semua baik dan buruk pasangan sudah Anda ketahui dalam tahapan ini. Dalam tahap inilah dibutuhkan toleransi dan penyesuaian satu sama lain. Kehidupan Anda dan pasangan tidak lagi dalam bayangan hidup bahagia selamanya tetapi lebih mempertimbangkan masa depan. Hubungan Anda juga akan melewati proses pendewasaan.
- Tahap komitmen
Dalam kehidupan pernikahan, Anda dan pasangan tentu akan menghadapi berbagai konflik baik besar maupun kecil. Untuk mengatasinya, tentu dibutuhkan komitmen tinggi agar bisa mempertahankan hubungan. Dalam mengambil keputusan, Anda dan pasangan tidak lagi mempertahankan ego masing-masing tetapi lebih mempertimbangkan komitmen pernikahan. Jadi, semua keputusan yang diambil adalah untuk kebaikan hubungan Anda dan pasangan.
- Bertahan
Saling adu argumen pasti sering terjadi jika Anda sudah menginjak tahap ini. Meskipun rasa kesal, jengkel dan kecewa dengan pasangan muncul, Anda tetap ingin mempertahankan hubungan. Sebesar apapun konflik dan adu argumen yang dihadapi, Anda dan pasangan harus memperkuat komitmen untuk mempertahankan hubungan. Meskipun sesekali terbersit pikiran untuk berpisah, hal itu wajar dan sering terjadi saat emosi sedang meninggi. Hal yang terpenting adalah bagaimana Anda dan pasangan sama-sama berusaha menyelesaikan semua konflik dan persoalan rumah tangga.
- Tahap resolusi
Tahapan resolusi dalam hubungan terjadi apabila Anda dan pasangan merasa saling membutuhkan satu sama lain, dan tidak bisa dipisahkan. Pertengkaran dan konflik hebat sudah dialami, tapi bagi Anda dan pasangan, hidup bersama adalah jalan yang terbaik. Dalam tahapan ini, Anda dan pasangan berusaha mencari solusi konflik dan saling menyepakati bahwa tidak ada masalah yang tidak dapat ditemukan solusinya. Resolusi Anda dan pasangan terkait dengan hubungan pernikahan adalah untuk mempertahankannya hingga maut memisahkan.
Temukan Arti Ciuman Pasangan
- Sederhana
Ciuman ini sangat simpel tetapi dalam. Jika pasangan mencium bibir Anda dengan cepat tetapi hangat, tandanya ia tidak ingin berpisah. Biasanya ciuman ini dilakukannya, saat harus berpisah dengan Anda untuk sementara.
- Sensual
Ciuman sensual sangat lembut, perlahan dan sulit dilepaskan. Tangannya akan mengelus-elus tubuh Anda. Ia ingin menciptakan keintiman karena tergila-gila pada Anda. Ia juga ingin Anda merasa nyaman dengan sentuhan lembutnya.
- Sambil berbisik
Saat berciuman, ia juga berbisik di telinga Anda, dan mengungkapkan kata-kata cinta. Terdengar gombal memang, tetapi itu menggambarkan dirinya sedang ingin menciptakan suasana romantis. Perasannya sedang melankolis, dan biasanya wanita sangat menyukai ini.
- Menggoda
Jika ciumannya sedikit lebih 'aktif' dari biasanya, tandanya ia sedang berusaha menggoda Anda. Ia melakukannya lebih intens tetapi dengan cara yang cepat. Hal ini dilakukan untuk membuat Anda penasaran. Ia biasanya akan mencium telinga, punggung atau leher Anda tetapi dengan sangat cepat.
- Agresif
Hal yang paling khas dari ciuman ini adalah ia memegang wajah Anda dengan lembut. Lalu, ciuman pun terasa lebih lama dari biasanya. Perasaannya kemungkinan sedang meletup-letup dan ingin membaginya pada Anda melalui ciuman yang agresif.
Cara Bertengkar yang Cerdas
Pertengkaran merupakan hal wajar dan bisa menjadi proses pendewasaan hubungan. Lalu, bagaimana agar pertengkaran yang terjadi antara Anda dan pasangan tidak hanya sekedar perang kata-kata tetapi menjadi sebuah pembelajaran ?
1. Fokus
Saat bertengkar, fokuslah pada masalah yang memicunya, jangan melebar ke masalah lain yang tidak berhubungan. Seringkali saat bertengkar kita mengungkit masalah lama yang sudah selesai. Hal itu hanya akan membuat pertengkaran semakin sengit dan akan sulit menemukan jalan keluar karena pikiran Anda bercabang ke masalah lain yang sebenarnya sudah diselasaikan dengan baik. Jadi, saat bertengkar berusahalah untuk fokus pada masalah yang sedang terjadi dan hindari mengungkit masalah lama.
2. Akui kesalahan
Pertengkaran seringkali dipicu karena Anda atau pasangan tidak mengakui kesalahan. Cobalah untuk berjiwa besar dengan mengakui kesalahan jika Anda memang melakukannya. Jangan mencoba melindungi diri dengan melakukan kebohongan karena bisa menjadi bumerang bagi hubungan.
3. Tidak bertengkar di depan anak-anak
Bertengkarlah di dalam kamar dan jangan sampai anak-anak tahu. Bayangkan jika mereka melihat atau mendengar Anda dan pasangan saling berteriak satu sama lain. Hal itu pasti akan berpengaruh negatif pada perkembangan psikologisnya. Jika Anda menganggap masalah yang ada sangat penting untuk dibahas segera dan bisa memicu pertengkaran, segera ajak pasangan ke dalam kamar atau ruangan lain untuk membicarakannya.
4. Cari penyelesaian
Jangan sampai pertengkaran yang terjadi tidak menghasilkan apa-apa. Anda dan pasangan harus mendapatkan pelajaran baru dan cara menyelesaikannya. Ingatlah kalau pertengkaran adalah proses pembelajaran. Jadi hal itu semacam tes apakah Anda dan pasangan bisa menyelesaikannya atau tidak. Cari jalan keluar dan jangan menggantungkan masalah. Jangan sampai dikemudian hari Anda dan pasangan bertengkar karena masalah yang sama. Hal itu menandakan masalah tidak diselesaikan dengan baik dan tuntas.
5. Katakan maaf
Saat bertengkar Anda bisa saja mengeluarkan kata-kata yang menyakiti hati pasangan. Untuk itu, tidak penting siapa yang memulai pertengkaran, Anda juga harus meminta maaf padanya. Hal itu bukan hanya sekedar Anda mengakui kesalahan tetapi lebih pada menghargainya sebagai pasangan dan mempererat hubungan.
Bertengkar Itu Sehat
Hasil penelitian tim Institute for Social Research University of Michigan, Amerika Serikat, mengungkap, ketika seseorang menghindar dari ketegangan cenderung berdampak buruk pada kesehatannya.
Menghindari adu argumen dikaitkan dengan masalah kesehatan fisik, juga perkembangan hormon kortisol pemicu stres yang abnormal sepanjang hari. Untuk itu jangan segan untuk beradu argumen termasuk dengan pasangan.
"Hubungan memiliki pengaruh penting terkait apa yang kita rasakan sehari-hari, terutama dalam menyelesaikan masalah," kata salah satu peneliti, Kira Birditt, seperti dikutip dari MSNBC.
Penelitian sebelumnya menemukan bahwa pasangan menikah yang menghindari adu argumen, meninggal lebih cepat dibandingkan dengan pasangan yang sering beradu argumen.
Studi lain menemukan, mengekspresikan kemarahan memberikan kontribusi pada kemampuan mengontrol dan optimisme yang tidak dimiliki mereka yang penakut. Peneilitian ini dipresentasikan 12 Agustus lalu di 'Annual Convention of the American Psychological Association' ke-11.
4 Alasan Cinta Lebih Penting dari Karier
Ternyata, jika Anda menempatkan cinta sebagai prioritas dalam kehidupan, hal ini bisa menjadi pendukung masa depan Anda, baik dalam kebahagiaan dengan pasangan maupun kesuksesan karier, seperti dikutip dari laman Yourtango.
Apa saja alasan yang membuat Anda perlu mementingkan cinta dibandingkan karier?
1. Kencan tidak akan ganggu karier Anda
Menghabiskan waktu bersama pasangan hanya selama 1-2 jam sehari tidak akan membuat pekerjaan Anda terbengkalai. Bila Anda bisa menemukan pasangan yang benar-benar pengertian, dia juga tidak akan memaksa Anda untuk berkencan di saat Anda sangat sibuk.
Jika pasangan benar-benar peduli, tentu saja dia akan memahami situasi Anda. Misalnya, ketika Anda benar-benar sedang mengerjakan proyek penting di kantor, si dia akan mendukung aktivitas itu.
2. Memiliki seseorang bikin Anda lebih bahagia
Seperti ini gambarannya, Anda sedang bekerja pada sebuah proyek jangka panjang yang sangat menyita banyak waktu dan energi. Anda sangat sibuk. Anda tenggelam dalam depresi. Nah, bayangkan jika Anda punya pasangan yang kemudian datang dan membawakan Anda makanan. Tentunya, hal ini bisa meredakan stres yang Anda alami akibat pekerjaan menumpuk.
3. Perkawinan tidak akan mengalihkan perhatian Anda
Jika suatu perkawinan melibatkan orang kreatif dan sibuk, pasangan suami istri perlu untuk saling mendukung, bukan saling menghalangi satu sama lain. Selain itu, kehadiran anak tidak akan mengganggu karier Anda, justru akan membuat hidup Anda makin berwarna.
4. Kaya atau miskin bukanlah persoalan utama
Cinta bukanlah tentang uang. Ini tentang kebersamaan. Bersyukur bahwa setidaknya Anda sedang bersama-sama dan bekerja dengan saling mendukung. (pet)
Aturan Memulai Hubungan Baru
Ketidaksamaan persepsi antarpasangan bisa memicu salah paham dan berpotensi menjadi sumber konflik. Ada baiknya, ketahui 'pedoman' memulai hubungan baru berikut ini demi terciptanya hubungan awet dan minim konflik, seperti dikutip dari Your Tango.
1. Menunjukkan perasaan (public display affection)
Tiap orang memiliki level kenyamanan yang berbeda ketika tampil sebagai pasangan di depan umum. Bicarakan batas dan kenyamanan ini. Ungkapkan, mana yang berlebihan dan mana yang tidak.
2. Satu minggu sekali
Tentukan satu hari dalam seminggu di mana Anda dan dia menghabiskan waktu berdua saja. Meskipun sama-sama sibuk, komitmen ini sangat penting demi hubungan sehat.
3. Tidak melarang menghabiskan waktu sendiri
Selalu bersama sebagai pasangan memang menyenangkan. Tetapi, jangan sampai Anda dan dia saling melarang untuk menghabiskan waktu sendiri. Biarkan dia sesekali menghabiskan waktu dengan teman-temannya, begitu juga Anda. Ini membuat hubungan justru jadi lebih hangat.
4. Jangan terlalu cepat bicara masa depan
Membicarakan masa depan yang terkait pernikahan dan anak di awal hubungan bisa membuat pria 'ketakutan'. Kecuali dia yang memulai. Sebaiknya jangan dulu dibicarakan. Nikmati saja dulu tahap penyesuaian di awal hubungan. Seiring mapannya hubungan, rencana masa depan akan datang dengan sendirinya.
5. Berteman dengan teman pasangan
Jangan langsung melakukan penilaian buruk pada teman-teman pasangan. Cobalah kenali dulu mereka. Sangat seru apabila Anda juga bisa akrab dengan teman-temannya.
6. Tetap tenang saat cemburu
Jangan mulai pertengkaran hanya karena ia melirik gadis lain yang berjalan sepintas. Demikian juga, ia tidak boleh marah ketika Anda melirik pria tampan yang sedang lewat. Ini hanya semacam lucu-lucuan yang justru bisa dijadikan permainan.
7. Jangan berasumsi
Jangan memaksanya untuk menebak keinginan Anda dan mengerti sendiri apa yang seharusnya dilakukan. Misalnya dengan mengatakan, "Tidak masalah jika kita tidak merayakan ulang tahunku." Akan lebih baik Anda terbuka mengungkapkan keinginan, apa yang disukai dan tidak disukai. Mintalah dia juga melakukan hal yang sama. Trik ini bisa meminimalisasi konflik. (pet)
Cinta Pandangan Pertama, Percayakah?
Seperti dikutip dari Your Tango, Ortigue menjelaskan bahwa perasaan romantis bukan berasal dari hati, tetapi otak. Saat jatuh cinta, ada 12 area di otak yang bersinkronisasi melepaskan zat 'bahagia' semacam oksitosin, dopamin dan adrenalin.
Bak ramuan cinta, zat 'bahagia' ini mampu menimbulkan efek euforia pada pusat-pusat otak yang mengelola metafora kognitif, pemahaman bahasa, pemrosesan visual dan pencitraan tubuh. Seluruh proses terjadi lebih cepat dari kedipan mata.
Hasil ini jelas memicu perdebatan melihat banyak pasangan yang merasa jatuh cinta setelah melalui tahap pertemanan cukup lama. Bagaimana tanggapan Ortigue.
Melihat itu, Ortigue mengungkap kemungkinan bahwa batas antara cinta pada pandangan pertama dan cinta yang tumbuh dari waktu ke waktu terletak pada titik realisasi. "Ada beberapa orang yang belajar mencintai. Seperti sebuah pencerahan, gairah mungkin baru datang setelah lama berteman, meski sebenarnya euforia sebenarnya sudah terlihat."
Sementara penelitian lain yang dilakukan sejumlah psikolog di Inggris mengungkap bahwa cinta pada pandangan pertama itu mustahil. Yang ada hanyalah jatuh cinta pada pandangan keenam.
Wanita dikata perlu waktu untuk mengevaluasi daya tarik pasangan, mulai dari penampilan, aroma, ekspresi wajah, hingga gerakan. Butuh waktu sekitar 45 detik untuk memperhatikan semua itu sebelum merasa jatuh cinta.
Bagaimana dengan Anda? Berapa waktu yang Anda butuhkan sebelum merasa jatuh cinta pada seseorang?
(pet)
Cara Jitu Padamkan Api Cemburu
VIVAnews – Cemburu adalah emosi yang rumit, terutama dalam suatu hubungan. Meski memang sifat alamiah, namun jika Anda membiarkan kecemburuan tumbuh, lambat laun dapat merusak hubungan Anda dan pasangan.
Meski demikian, cemburu juga memiliki efek positif dalam suatu hubungan, karena perasaan ini juga merupakan emosi normal yang dimiliki setiap orang. Namun, jika Anda termasuk orang yang cemburuan, ada beberapa strategi dasar yang dapat diterapkan untuk mengendalikan rasa cemburu Anda, seperti dikutip dari laman Ineedmotivation.
Berpikir positif
Terkadang wanita menghabiskan lebih banyak waktu untuk berpikir negatif tentang pasangan. Akibatnya, rasa cemburu terus berkobar. Kecemburuan berkembang pada emosi negatif, sehingga kecemburuan Anda hampir selalu menguasai Anda. Cobalah lebih berpikir positif. Pikiran ini akan membantu Anda terhindar dari perasaan cemburu.
Jangan membandingkan-bandingkan diri
Salah satu alasan utama mengapa orang merasa iri hati adalah karena membandingkan diri mereka dengan orang lain. Kita semua individu yang benar-benar unik. Jika mampu memahami konsep ini, Anda akan menyadari bahwa perbandingan antara satu sama lain tidak ada gunanya.
Kita semua memiliki hal-hal yang orang lain tidak punya dan sebaliknya. Kombinasi dari apa yang kita miliki dan apa yang tidak dimiliki adalah unik. Lebih baik fokuskan diri menjadi yang terbaik.
Ingatkan diri tentang konsekuensi
Kecemburuan hanya meninggalkan jejak luka dan kekecewaan. Mengapa membiarkan diri Anda untuk merasa seperti ini jika konsekuensinya merugikan diri sendiri, entah itu perasaan kecewa atau melukai perasaan pasangan Anda.
Memang benar, cemburu merupakan emosi yang sulit untuk dikontrol. Inilah sebabnya mengapa Anda perlu mengingatkan diri dari semua hal buruk yang bakal terjadi jika Anda cemburu. Pikirkan tentang konsekuensi buruk secepat tumbuhnya kecemburuan Anda, sehingga Anda dapat lebih mudah menjinakkannya.
Bergaya hidup sehat
Ada penelitian yang mengungkapkan, perasaan cemburu jarang berkobar setelah mengubah kebiasaan pola makan ke arah yang sehat. Ini cukup menarik. Lihatlah lebih dekat pada cara hidup Anda. Mungkin sumber rasa cemburu Anda terletak pada kenyataan bahwa Anda tidak menjalani diet tepat, tidak berolahraga cukup, atau tidak memiliki hobi yang bisa meningkatkan mood positif.
Bergaya hidup tidak sehat dan mudah stres dapat memiliki dampak serius pada kejiwaan, yang memicu perasaan negatif yang bisa berujung pada cemburu. Untuk mengubahnya, lakukan kegiatan yang bisa membuat Anda bahagia, misalnya relaksasi atau travelling, yang efeknya bisa meredam rasa cemburu.
Salurkan cemburu menjadi motivasi
Daripada membiarkan kecemburuan merugikan diri sendiri, coba berpikir tentang apa yang dapat Anda lakukan untuk mengubahnya. Jangan berlama-lama berada dalam perasaan cemburu, itu akan membuat Anda sering berpikir tidak rasional. Arahkan energi cemburu Anda ke arah yang positif. Misalnya, memotivasi diri untuk menjadi lebih baik.
Memikat Hati Calon Mertua
Anda tentu ingin memiliki hubungan yang hangat dengan keluarga kekasih. Berikut lima trik agar perkenalan pertama Anda dengan keluarga kekasih berjalan sukses:
Sopan berbusana
Pilih busana yang berpotongan sopan. Suka tidak suka, penampilan adalah hal pertama yang menimbulkan kesan saat bertemu pertama kali. Jadi, pintar-pintarlah dalam memilih busana. Selain berpotongan sopan, busana tersebut harus nyaman saat dikenakan. Jangan sampai Anda justru sibuk membenahi pakaian saat orangtua pasangan mengajak berbicara.
Bawa buah tangan
Tidak ada salahnya untuk membawa buah tangan. Bisa berupa makanan favorit keluarganya. Tanyakan saja pada pasangan apa makanan favorit keluarganya. Makanan bisa membuat keluarganya 'jatuh cinta' pada Anda.
Jangan perlihatkan keintiman
Tahan diri untuk tidak bermesraan dengan pasangan, meski hanya bargandengan tangan. Mungkin jika Anda sudah cukup dekat tidak jadi masalah, tetapi ketika baru berkenalan untuk pertama kali, jangan coba lakukan. Jangan sampai keluarganya berpikir hal negatif.
Pelajari keluarganya
Sebelum berkenalan dengan keluarganya, tidak ada salahnya Anda melakukan riset kecil. Tanyakan pada pasangan apa yang disukai dan tidak disukai ayah dan ibunya. Ini bisa Anda jadikan bahan obrolan saat bertemu dengan mereka sehingga suasana menjadi tidak kikuk.
Berikan pujian
Jika memang menurut Anda suasana rumah pasangan sangat nyaman atau makanan yang dihidangkan sangat lezat, jangan segan untuk memuji. Berikanlah pujian sebagai penghargaan, tetapi jangan sampai berlebihan.






